Sabtu, 16 Mei 2009

Khasiat teh merah rosella

Khasiat Kelopak Buah Rosella
Anda pernah mengkomsumsi Teh Merah Bunga Rosella ini?
Mungkin sebagian orang belum mengetahui bahkan tidak tahu sama sekali kalo Teh merah dari Bunga Rosella ini mempunyai banyak khasiat yang terkandung dalam kelopak buah.
Khasiat dari Kelopak Buah Rosella diantaranya sebagai berikut :

  • Bersifat detoksifikasi, menetralkan racun
  • Menurunkan tekanan darah
  • Menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes
  • Menghambat tumbuhnya kanker
  • Menjaga stamina
  • Menurunkan kolesterol dalam darah
  • Menyeimbangkan berat badan
  • Mengurangi panas dalam dan susah BAB
  • Menurunkan tingkat penggumpalan lemak di hati
  • Mengurangi pusing / migraine
  • Mengandung multivitamin, termasuk vit.C dan Beta karoten
  • Membantu memulihkan dari ketergantungan obat
Membuat minumannya gampang, tinggal menyeduh 5-7 kelopak buah dengan air panas, tunggu 5 menit, siap minum.
Rasa dari minuman ini seperti asam jawa. Kalo yang punya sakit maag harus hati hati dan menambahkan kadar airnya. Kalau mau bisa ditambahkan gula, tapi untuk kesehatan yg lebih baik dicampur pake madu saja sebagai pemanis.

Penelitian



Ir. Didah Nurfarida MSi, periset Ilmu dan Teknologi Pangan, Institut Pertanian Bogor Menemukan kandungan antioksidan pada teh kelopak Rosella pada 2006, Jumlahnya , 1,7 mmmol/prolox, Lebih tinggi di banding Kumis kucing yang antioksidannya teruji klinis meluruhkan batu ginjal. Dengan adanya antioksidan, sel-sel radikal bebas yang merusak sel dapat dihilangkan.Di Selandia Baru, Jhon McIntosh Peneliti kandungan antioksidan . Periset dari Institut of Food Nutrition and Human Health, Massey University . 3 gram Rosella kering diencerkan dalam 100 ml air. Hasilnya rosella mengandung 51% antosianin, sedangkan antioksidannya 24%Angka-angka tersebut kemudian digunakan Yun-Ching Chang dari Institut of Biochemistry and Biotechnology, Chung Shan Medical University, Taiwan . Uji efektivitas antosianin rosella untuk penghambatan sel kanker darah atau leukemia. Ternyata pigmen alami dari rosella tak hanya menghambat pertumbuhan sel kanker HL-60, tetapi juga mematikan. Dosis yang diberkan 0 – 4 mg/ml rosella . Antosianin yang berpengaruh di beri nama delphinidin 3-sambubioside

Sumber TRUBUS edisi 447 & 455 th 2007

Sejarah rosella

SEJARAH TEH ROSELLA ( Hibiscus Sabdariffa L )
Pada tahun 1576 seorang ahli botani asal belanda M.de L’Obel menemukan tanaman ini ditanam dihalaman sebuah rumah di Pulau Jawa . Padahal tanaman ini berasal dari India , diduga tanaman ini dibawa oleh Pedagang asal India saat datang ke Indonesia sekitar abad ke-14, mungkin waktu itu belum tahu kasiatnya seperti sekarang iniBahan penting yang terkandung dalam kelopak bunga rosella : Gossy peptin, anthocyanin dan glucoside hibiscin

Kandungan kelopak segar dalam 100 gram

· Kalori = 49 kal
· Protein = 1,9 gr
· Lemak = 0,1 gr
· Serat = 1,2 gr
· Abu = 1,2 gr
· Kalsium = 0,0172 mg
· Fosforus = 0,57 mg
· Zat besi = 0,29 mg
· Beta Karotene = 3 gr
· Asam Askarbonat = 0,14 mg
· H2O = 84,5 %Karbohidrat = 12.3 %

Sumber TRUBUS edisi 447 & 455 th 2007

Uji Klinis

UJI KLINIS

Dibuktikan oleh FBO Mojiminiyi periset Departemen Fisiologi. Usman Danfodio University, Sokoto, Nigeria. 72 tikus wistar jantan bobot 200-216 gr dibagi dalam 12 kelompok, tikus diinduksi zat pemicu hipertensi dan tambahan 8% garam dalam pakan, serta 50 mg oksida sintesis perkg bobot.Pemberian pemicu hipertensi itu selama 5 pekan. Kemudian satwa diberi ekstrak cair rosella dengan dosis 1 mg, 5 mg, 25 mg, dan 125 mg/kg bobot tubuh , hasilnya tekanan darah tikus yang diberi 125 gr mg/kg turun hingga 2,5 kali dibanding kelompok kontrol. Mekanisme efek anthihipertensi teh rosella ditelusuri dengan mengisolasi cincin aorta pada tikus yang menderita hipertensi spontan. Ekstrak rosella ternyata memperbaiki respon vasodilator cincin aorta.Vasolidator adalah fungsi untuk melebarkan pembuluh darah sehingga memperlancar peredaran darahHipertensi dibuktikan Abd Al-Aziz Sharaf dari Sudan Research Unit, Institute of African and Asian Studies, seperti dikutip Planta Medical Journal pada 1962, kelopak rosella bersifat hipotensif – anthihipertensi – dan antikejang pernapasan . 37 tahun kemudian , sifat anthihipertensi itu di uji secara klinis oleh M. Haji Faraji dan A.H Haji Tarkhani dari Shaheed Beheshti University of Medical Sciences and Health Services, Teheran. Sebanyak 54 pasien bertekanan darah tinggi di Tehran’s Shariati Hospital dihitung tekanan diastoliknya dan sistoliknya 15 hari sebelum dan sesudah pengujian . Pasien diberi teh seduhan 3 kuntum teh rosella , setelah 12 ari hari, nilai sistolik pasien rata-rata turun 11,2%, tekanan diastolik turun 10,7% . Namun, saat konsumsi rosella dihentikan 3 hari, tekanan sistolik meningkat 7,9%, diastolik 5,6%. Itu membuktikan rosella memang berkasiat menurunkan tekanan darah tinggiKasiat Antikolesterol diteliti oleh Vilasinee Hirunpanicha, dari Department of Pharmacology, Faculty of Pharmacy, Mahidol University, Thailand . Tikus berkolesterol tinggi . Selama 6 minggu, tikus yang dibagi menjadi 3 kelompok masing-masing diberi 1.000 mg, 500 mg rosella per kilogram bobot tubuh, dan air mineral. Hasilnya serum kolesterol menurun 22% untuk ekstrak 500 mg/kg dan 26% untuk 1.000 mg/kg bobot. Penurunan juga terjadi pada serum Trigliserida sebanyak 33% dan 28%, serta serum LDL sebanyak 22% dan 32%. Tercatat 42 pasien yang rutin mengkonsumsi ekstrak rosella dalam kapsul 500 mg, tokcer menurunkan kadar kolesterol . Mereka berusia 18–75 tahunSemula berkadar 175 – 327 mg/dl. Sebulan menyeruput seduhan teh rosella kolesterol dalam darah kembali menjadi normal. Hasil itu ditunjang Uji klinis oleh Sekolah Keperawatan Chung San Medical University. Kesimpulannya konsumsi 1 gram ekstrak kapsul rosella setiap hari selama sebulan efektif menurunkan kolesterol hingga 12%